Kenakalan Remaja
Oleh : Srie Daniyati
Kenakalan remaja adalah perbuatan anak-anak dan remaja yang melakukan tindakan yang menganggu ketertiban umum, mabuk-mabukan, perkelahian antar kelompok dan sebagainya. kenakalan remaja merupakan pelanggaran atas norma sosial, agama serta hukum. jadi kenakalan remaja ini menyangkut aspek yuridis, sosiologi, sosial, ekonomi, pendidikan dan kebudayaan, agama dan sebagainya. Berbagai bentuk prilaku remaja dapat dikatakan sebagai kenakalan remaja dan pada gilirannya akan menimbulkan dampak bagi pembentukan citra diri remaja sera aktualisasi potensi-potensinya.
Kita semua sependapat bahwa kenakalan remaja tidak boleh dibiarkan, harus diantisipasi. kita berkewajiban untuk mencarikan arternatif-arternatif pemecahannya agar tidak ada lagi sebutan kenakalan remaja yang ada hanya sebutan remaja berprestasi.
Dalam kehidupan masyarakat yang sudah mengalami perubahan ini ditandai dengan beraneka ragam pembaharuan yang sangat cepat dalam berbagai segi kehidupan sebagai akibat dari adanya arus globalisasi, dengan adanya perubahan itu disatu sisi berdampak positif dan negatif. Dampak ini akan memunculkan konflik-konflik yang tidak nampak, tetapi dapat dirasakan adanya kegelisahan dalam perilaku di dalam masyarakat.
Masa remaja adalah masa transisi dan secara psikologis sangat problematis yang ditandai dengan dua ciri yang berlawanan, yaitu adanya keinginan untuk melakukan perlawanan dan sikap apatis, dimana pada satu sisi belum mempunyai pegangan dan disisi lain kepribadian sedang mencari identitas atau jati diri.
Dengan keadaan demikian seringkali muncul perilaku menyimpang atau kecendrungan melakukan pelanggaran-pelanggaran norma tersebut antara lain :
- sering membolos dari sekolah
- Peredaran gambar-gambar (foto-foto) porno, buku-buku, film porno kesemuanya dapat menyebabkan anak-anak untuk berbuat asusila.
- Penggunaan obat-obatan terlarang dan minuman keras dan pelanggaran hukum lainnya.
Kenakalan remaja tidak timbul sebagai hasil keturunan atau gejala-gejala kenakalan remaja timbul begitu saha menlainkan ada sebab-sebabnya.
Dunia remaja merupakan wilayah perbatasan yang mengandung ketidakpastian maka apabila remaja itu berasal dari keluarga yang tidak harmonis atau keluarga sibuk yang tidak sempat memonitor anaknya yang beranjak dewasa atau remaja tidak mengherankan jika terjadi penyimpangan atau pelanggaran yang dilakukannya.
Dalam era globalisasi ini ditandai juga dengan gesekan dan benturan norma nilai yang sangat terasa dalam menetapkan kaedah sopan santun kontradiktif antara teoritis dan praktisnya. pribadi remaja adalah pribadi yang labil, sangat cepat terpengaruh dengan adanya perubahan-perubahan yang terjadi di sekitarnya.
Kenakalan remaja dengan berbagai aspeknya tidak dapat dipisahkan dari konteks perubahan dan perkembangan kondisi sosial ekonomi yang sedang berlangsung oleh karena itu perlu dicerati serta didentifikasi berbagai perilaku dan pengkajian faktor-faktor yang menyebabkannya serta di upayakan untuk mempartisipasikan remaja sendiri dalam mencari alternatif pemecahannya.
Kenakalan remaja dengan berbagai akibatnya bukan hanya tanggung jawab remaja saja tetapi tanggung jawab bersama, baik keluarga (orang tua), sekolah maupun masyarakat.
Komunakasi sebahasa dalam kehidupan keluarga, sekolah dan masyarakat untuk membina dan mengembangkan nilai moral dalam rangka pembentukan kepribadiannya serta kondisi lingkungan yang menunjang kearah perilaku remaja positif.
![]()
Blog ini didedikasikan oleh Ersis Warmansyah Abbas dalam upaya menggalakkan kegiatan menulis di kalangan ‘warga negara’ PSP Sejarah FKIP Unlam Banjarmasin. Siapa pun dipersilahkan berpartisipasi sambil menayangkan karyanya. Tulisan bersifat bebas, karena memang dimaksudkan untuk memasihkan menulis. Jadi, tidak ada aturan ini-itu yang membelenggu. Bebas sebebas berpikir di tengkorak otak.
seharusnya pemerintah kota banjarmasin lebih menegaskan peraturn peraturan yang ada.seperti sanksi ketegasan dalam kenakalan remaja.
Sebenarnya yang sangat berperan dalam menangani masalah tersebut adalah keluarga, dimana keluarga adalah kontrol keseharian bagi para remaja. walaupun pemerintah sudah tegas misalnya dengan adanya peraturan yang ini itu macam-macam, tapi kalau dari kontrol keluarganya kurang abahkan tidak ada…??? Sangat jauh dari apa yang kita harapkan.
Budaya tabu dari orang tua menyebabkan anak dan remaja berperilaku nakal di lingkungan sosialnya
saya setuju dengan pendapat anda bahwa remaja sekarang sudah mulai meninggalkan norma-norma yang seharusnya dia ikuti dan laksanakan.
kenakalan remaja bukan hanya akibat dari kurangnya pengawasan dari orantg tua saja tetapi akibat dari masuknya budaya-budaya yang tidak sesuai dengan budaya, adat dan norma kita sebagai orang timur.
kenakalan remaja ini akan terus berlanjut dan terus meningkat seiring bertambahnya umur mereka. pada saat remaja (identik dengan pelajar) mereka masih berada dalam pengawasan orang tua mereka, mereka diawasi terus menerus oleh orang tuanya. dapat dibayangkan apabila di dalam pengawasan orang tuanya saja mereka masih bisa melakukan hal-hal yang negatif apalagi kalau mereka sudah merangkak kejenjang perkuliahan yang notabene pengawasan dari orang tua lebih sedikit dan mereka harus mengurus diri mereka sendiri???
jujur, saya merasa sangat sedih melihat pergaulan remaja dan mahasiswa sekarang.
remaja jaman sekarang hanya memikirkan kesenangan dunia yg sifatnya hanya sementara
anak remaja zaman sekarang ………hanyalah memikirkan kesenangan dunia saja yang sifatnya hanya sementara…..!!!
nggak semua remaja hanya memeikirkan kesenangan duniawi semata tetapi juga masih banyak remaja yang memiliki kredibilitas tinggi di masyarakat…
Banyak sebab kenakalan remaja terjadi, bisa kuatnya pengaruh lingkungan, atau dampak kekecewaan dalam keluarga, atau juga kurangnya pendidikan moral dari keluarga maupun sekolah formal, sehingga untuk menaggulanginya membutuhkan kerja keras dan berkesinambungan antara pihak keluarga, sekolah dan lingkungn sekitar..itulah yang harus kita perjuangkan dan selalu kita pikirkan ???
Salam Kenal
Tatsuo
Assalamualaikum.
Itulah akibatnya apabila para pemuda tidak memiliki ilmu agama yang cukup sebagai bekal kehidupan mereka, sehingga mereka lebih mementingkan hawa nafsu mereka sendiri daripada mencapai tujuan hidup mereka yang sebenarnya, yaitu meraih ridha dari Allah SWT.
Seharusnya kita semua melihat situasi dan kondisi dunia sekarang ini, di saat banyak yang menderita akibat keserakahan manusia dan diterapkannya sistem yang rusak.
Wahai para pemuda!
Renungkanlah dan ketahuilah, bahwa kita adalah para penerus bangsa, yang akan menggantikan generasi sebelumnya yang akan tiada.
Apakah yang akan kita lakukan untuk menyikapi hal ini?
Membiarkannya seperti sekarang ini, dengan berpangku tangan dan tenggelam dalam kenikmatan duniawi yang sesaat?
Ataukah merubahnya menjadi lebih baik, dengan bertakwa dan menegakkan syariah hanya untuk meraih ridha dari Allah SWT?
Ingatlah wahai pemuda…
maut tidak akan memilih…
saat ia akan datang padamu…
perbuatanmu akan menentukan…
kemanakah engkau akan melangkah…
persiapkan bekal sebelum dia datang…
atau rasakanlah tajamnya tebasan sang waktu…
renungkanlah untuk apa cinta yang telah diberikan…
semoga cahaya senantiasa membimbingmu kembali kepada-Nya…
seharusnya para orang tua tidak membiarkan anaknya bergaul bebas
saya setuju dengan pendapat anda tentang
jangan pernah menjadi orang yang nakal dalam berbuat apapun
dikarenakan banyak orang yang tidak menyukai kenakaln tersebut]
dengan sekian banyaknya orang/kalangan muda pada umumnya banyak yang melakukan perbuatan yang tidak senonoh
tindakan tersebut harus kita atasi dan dihindari
u/ kesenangan boleh2 saja…
tapi kesenangan itu ada pula batasnya…
emamngnya dunia ini milik kita???
g kan….
maka kita harus pula menyadari batas2 nya…
anak remaja sekarang harus menjaga dirinya jangan sampai melakukan hal yang tidak-tidak..contohnya:pergaulan bebas, merokok, minum-minuman keras..
Dan untuk orang tua harus lebih ketat untuk menjaga anaknya jangan sampai memberi celah untuk melakukan yang seperti itu..