Tentang Blog
Blog ini didedikasikan oleh Ersis Warmansyah Abbas dalam upaya menggalakkan kegiatan menulis di kalangan ‘warga negara’ PSP Sejarah FKIP Unlam Banjarmasin. Siapa pun dipersilahkan berpartisipasi sambil menayangkan karyanya. Tulisan bersifat bebas, karena memang dimaksudkan untuk memasihkan menulis. Jadi, tidak ada aturan ini-itu yang membelenggu. Bebas sebebas berpikir di tengkorak otak.
Pengelolaan blog ini sementara dipercayakan kepada Farhat Tifani.
Satuan Pembelajaran
Nama sekolah : SMA
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahua Sosial
Submata Pelajaran : Sejarah
Kelas : XII
Semester : 2
Materi Pokok : Proses Berakhirnya Pemerintahan Orde Baru
Alokasi waktu : 2 x 45 menit
I. Kompetensi Dasar
Proses berakhirnya pemerintahan orde baru.
- Menguraikan sebab-sebab runtuhnya pemerintahan orde baru
II. Proses berakirnya pemerintahan orde baru
III. Indikator :
1). Menganalisis sebab keruntuhan orde baru.
2). Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab munculnya tuntutan reformasi.
3). Menyusun kronologi jatuhnya pemerintah orde baru.
IV. Kegiatan Pembelajaran
A.1). Pendahuluan : Mempersiapkan kelas
2). Kegiatan inti :
- Mengorganisir siswa untuk berdiskusi kelompok.
- Diskusi kelas dalam rangka mendeskripsikan proses brakhirnya pemerintahan orde baru.
3). Penutup (refleksi) : Memberi tugas individu membuat deskripsi keruntuhan orde baru.
B.1). Pendahuluan : Mempersiapkan kelas untuk presentasi
2). Kegiatan inti :
- Meminta setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi pada pertemuan sebelumnya (1).kelompok lain menanggapi atas presentasi temannya, membahas kegiatan diskusi
3). Penutup : Evaluasi dari peserta yang tampil mempresentasikan.
C.1) Pendahuluan : Mengecek tugas siswa pertama pertemuan sebelumnya.
2) Kegiatan Inti : Menorganisir siswa untuk membicarakan tentang proses berakhirnya pemerintahan orde baru.
3). Penutup : Pemberian motivasi bagi siswa yang membuat tugas deskripsi proses keruntuhan pemerintahan orde baru.
D.1). Pendahuluan : mempersiapkan kelas kuis.
2). Kegiatan inti : Mengorganisir siswa untuk mengkaji tentang proses berakhirnya pemerintahan orde baru.
3). Kegiatan penutup : Membuat rangkuman materi, tugas pr.
V. Media Pembelajaran
1. Lembar kerja siswa
2. Artikel
3. buku paket sejarah
VI. Sistem penilaian
Penilaian dilakukan mencakup 3 ranah, sebagai berikut :
1. Penilaian ranah kognitif yang tagihan tes formatif, berbentuk uraian dan kuis.
2. Penilaian ranah afektif dengan tagian berupa laporan hasil diskusi dan hasil pengamatan diskusi kelompok.
3. Penilaian Psikomotor dengan tagihan laporan tugas wawancara yang dilakukan secara individu dan hasil laporan penyajian artikel.
VII. Sumber Bahan
1. Buku-buku yang relavan.
2. Artikel
ralat : nida 04 milik ERINA MARSIANA 2005. MAKASIH..
Assalamualaikum..
Maaf Pa lah,tadi komentar yang ketiga atas nama Nida”04″ diralat atas nama Erina Marsiana, soalnya setelah dikirim ternyata yang keluar nama Nida “04″ jadi saya kirim kembali sebagai perbaikan.
Assalamualaikum PSP Sejarah yang tercinta!!
ni iwin, dengan nama panjang Ratna Yuwinda angkatan 2004 sejarah. Website ku yang baru setelah kemarin di buatkan ma Master Web Of PSP Sejarah, hilang passwordnya n ga ketemu mpe sekarang, jadi berganti setelah mendapat ilmu membuat web di turunkan langsung oleh sang master dalam kuliah BPKI alias Bimbingan penulisan Karya ilmiah jadilah my new web yang berjudul “neoratnayuwinda.wordpress.com” untuk kedepannya, web inilah yang akan beroperasi untuk ngirim tugas, ikutan kuliah via web, ikut final, atau mid (kebalik ya, hehehe sori). Demikian say hello saya, mudahan ga ada yang protes coz panjang en mungkin ga penting banget. wassalam! CU my beloved Prodi, dadadaaahhh..
Nama : Piagusleani D.M
Nim : A1A104011
Mata Kuliah : Bimbingan Penulisan Karya Ilmiah
CARA MENSOSIALISASIKAN PENDIDIKAN DI INDONESIA AGAR KEHIDUPAN BANGSA INDONESIA DAPAT MENUJU KE ARAH YANG LEBIH BAIK
Indonesia adalah sebuah negeri indah yang terhampar dengan panjang ribuan kilometer dengan lebih berjuta-juta manusia didalamnya. Dan indonesia tumbuh dalam keanekaragaman tetapi banyaknya persoalan yang memprihatinkan baik dari segi ekonomi, politik, budaya, sosial dan pendidikan. Salah satunya adalah persoalan pendidikan yang sangat-sangat memprihatinkan atau tidak adanya kemajuan baik itu kurikulum manpun gurunya. Dimana dilihat dari potret pendidikan masa sekarang terlalu merosot, maka dengan sinergi yang terbangun hendaknya pendidikan benar-benar untuk semua. Sinergi itu akan mampu memunculkan tokoh-tokoh yang cerdas, berwawasan kebangsaan, inklusif, bertanggung jawab atas semua perbuatan, meninggikan keutamaan moral, memiliki semangat berbagi,dan mengakui kebenaran dipihak lain.Tetapi masyarakat sekarang ini cendrung belum mau dan mampu berpikir jauh kedepan karena itu apa yang dilakukan ditujukan untuk mengambil manfaat langsung. Contoh kecilnya minimnya perhatian masyarakat terhadap teknologi yang menunjang pendidikan generasi muda atau seorang siswa sekolah dasar menghabiskan waktu 2-3 jam setiap hari diarena Play station tetapi hanya masuk keperpustakaan sekali dalam sebulan atau malahan tidak pernah. Atau juga arena liburan keluarga yang dilakukan di mall, ramayana, dsb. Berkunjung ke museum atau tempat bersejarah yang menyediakan pengetahuan luas nampaknya belum menjadi kebiasaan bagi keluarga indonesia.
Itulah masyarakat indonesia yang tidak bisa atau sulit sekali mengarahkan kemajuan tetapi untuk memberikan inisiatif berbagai cara nampaknya akan menjadi pekerjaan yang memakan waktu lama. Lebih baik mungkin seseorang, sekelompok, memberikan masukan agar mempengaruhi dan akhirnya menunjukan apa yang diharus dilakukan atau dengan cara lain hidup dan berbaur bersama masyarakat di negara tetangga memberikan kesempatan seorang mahasiswa indonesia untuk bisa memahami dan mengetahui cara hidup masyarakat negara lain dengan itu masyarakat indonesia mengetahui kelebihan masyarakat serta pola hidup negara lain dengan kelebihan-kelebihan itulah nantinya perlu dibawa indonesia untuk mendorong masyarakat indonesia untuk menerapkan dan melaksanakannya.
Sudah saatnya kita semua mengembalikan pendidikan kepada fungsi awalnya, yaitu untuk mencerdaskan, pendewasaan dan pemandirian individu serta masyarakat sehingga mampu menjamin pendidikan untuk setiap warga negara kesatuan indonesia.
bisakah bNtu saya ??
saya ada tugas mEmbuat Laporan tetang sebab2 runtuhnya kekuasaan Orde baru .
mOhon pEnjeLasannya . .