<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>PSP Sejarah FKIP Unlam Banjarmasin</title>
	<atom:link href="http://pspsejfu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pspsejfu.wordpress.com</link>
	<description>Wadah Ekspresi Sivitas Akademika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 May 2008 03:11:20 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='pspsejfu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/befd649a2dc054ccdb04e66621abf458?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>PSP Sejarah FKIP Unlam Banjarmasin</title>
		<link>http://pspsejfu.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>BANJARMASIN CLEAN AND GREEN</title>
		<link>http://pspsejfu.wordpress.com/2008/04/25/banjarmasin-clean-and-green/</link>
		<comments>http://pspsejfu.wordpress.com/2008/04/25/banjarmasin-clean-and-green/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2008 12:34:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pspsejfu.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : An Nisa Zuraida
Senin, 24 September 2007 kemarin, kota Banjarmasin genap berusia 481 tahun. Banjarmasin kian sudah maju pesat baik dalam keadaan ekonomi, penduduknya, dan lain sebagainya. Banjarmasin kini berkembang menjadi sebuah kota pusat perekonomian Kalimantan. Banyak kemajuan yang sudah diperoleh Banjarmasin sejak berdiri 481 tahun lalu. Namun, dari sekian banyak kemajuan tersebut, Banjarmasin mendapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=48&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Oleh : An Nisa Zuraida</p>
<p>Senin, 24 September 2007 kemarin, kota Banjarmasin genap berusia 481 tahun. Banjarmasin kian sudah maju pesat baik dalam keadaan ekonomi, penduduknya, dan lain sebagainya. Banjarmasin kini berkembang menjadi sebuah kota pusat perekonomian Kalimantan. Banyak kemajuan yang sudah diperoleh Banjarmasin sejak berdiri 481 tahun lalu.<span id="more-48"></span> Namun, dari sekian banyak kemajuan tersebut, Banjarmasin mendapat gelar yang sangat “Terhormat” yaitu menjadi Kota Terkotor dari 13 kota yang menjadi peserta penilaian adipura untuk kategori kota besar meskipun pada tahun ini berada diurutan ke 12. Sebuah kenyataan yang sangat miris kita sebagai putra dan putri daerah Kalimantan Selatan. Predikat tersebut telah menampar muka Pemerintah Kota Banjarmasin, masyarakat Banjarmasin dan seluruh komponen didalamnya namun hal ini sekaligus juga menyadarkan kita betapa kotornya kota kita tercinta ini. Inikah wajah Banjarmasin sekarang ? sebagai “Urang Banjar” asli saya malu bahwa kota yang selalu saya banggakan adalah ternyata kota besar terkotor di Indonesia.<br />
Untuk memulihkan nama baik kota Banjarmasin dan merubah citra kota “Terbersih” Walikota Yudi Wahyuni mulai berbenah. Yudi mencanangkan Program Clean dan Green pada puncak peringatan HUT ke 481 Kota Banjarmasin , 24 September kemarin. Untuk tahap pertama, Pemko Banjarmasin menetapkan jalan Lambung Mangkurat sebagai lokasi proyek percontohan Clean dan Green. Namun, saya sangsi apakah keinginan tersebut akan tercapai.. sedangkan masyarakat banyak yang tidak sadar kalau kebersihan itu sebagian dari iman. Masih banyak warga kota yang membuang sampah sembarangan di sungai, dijalan dan lain sebagainya padahal sudah ada perdanya. Pemerintah juga tidak boleh tinggal diam, got, selokan banyak mampet, sungai-sungai airnya keruh, hitam, kotor banyak sampah, banyak pemukiman kumuh, begitu juga pasar-pasar tradisional kumuh, semraut, sampah dimana-mana serta sering menimbulkan macet. Itu merupakan sebagaian dari sekian banyak PR untuk kita dan pemerintah kota untuk menciptakan kota Clean dan Green tersebut.<br />
Slogan BUNGAS, yang selalui menyertai penyebutan kota Banjarmasin patut dipertanyakan, apakah slogan itu pantas untuk kota Banjarmasin yang panas, berdebu, kotor, dan tata kotanya juga semraut ini ?<br />
Dalam hal ini, untuk menciptakan kota Banjarmasin yang Clean dan Green (Bersih dan Hijau), perlu kerjasama yang sinergi dari semua pihak baik itu pemerintah kota, aparaturnya dan juga warga kota Banjarmasin. Semoga program Clean and Green tersebut dapat menjadi titik awal untuk tetap mempertahankan slogan Banjarmasin BUNGAS (Bersih, Unggul, Nyaman, Gagah, Aman, Serasi).</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pspsejfu.wordpress.com/48/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pspsejfu.wordpress.com/48/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pspsejfu.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pspsejfu.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pspsejfu.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pspsejfu.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pspsejfu.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pspsejfu.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pspsejfu.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pspsejfu.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pspsejfu.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pspsejfu.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=48&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pspsejfu.wordpress.com/2008/04/25/banjarmasin-clean-and-green/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b5efcdf75d1bb1dac7f43835459bda0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENILIK SEPINTAS NASIB KESENIAN TRADISIONAL BANJAR</title>
		<link>http://pspsejfu.wordpress.com/2008/04/25/menilik-sepintas-nasib-kesenian-tradisional-banjar/</link>
		<comments>http://pspsejfu.wordpress.com/2008/04/25/menilik-sepintas-nasib-kesenian-tradisional-banjar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2008 12:33:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pspsejfu.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : M. Rizal Mukhlishin
Saya pernah bertanya kepada teman saya, ”kamu pernah dengar yang namanya Wayang Gong?”. Spontan teman saya mengerutkan dahinya, tanda bingung. Lalu ia balik bertanya apakah itu mirip wayang orang?, wah itu sudah ketinggalan zaman katanya. Ngerti ceritanya saja belum tentu, lebih baik nonton konser musik, lebih gaul, tambahnya.
Dari percakapan diatas secara tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=47&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Oleh : M. Rizal Mukhlishin</p>
<p>Saya pernah bertanya kepada teman saya, ”kamu pernah dengar yang namanya Wayang Gong?”. Spontan teman saya mengerutkan dahinya, tanda bingung. Lalu ia balik bertanya apakah itu mirip wayang orang?, wah itu sudah ketinggalan zaman katanya. Ngerti ceritanya saja belum tentu, lebih baik nonton konser musik, lebih gaul, tambahnya.<span id="more-47"></span><br />
Dari percakapan diatas secara tak langsung bisa ditarik kesimpulan kesenian daerah yang menjadi simbol daerah kita sudah mulai luntur di kacamata generasi muda saat ini.<br />
Wayang Gong adalah seni pertunjukan sejenis wayang orang. Pertunjukan ini mengangkat cerita dari pakem Ramayana versi Banjar. Wayang ini dimainkan dengan pengolahan vokal pemain dan ditambah basik tari dalam lakon yang terdiri dari beberapa tilisasi. Tak hanya itu, pemain diiringi musik gamelan, elemen dramatik dan kating tari yang diiringi bunyi tambahan seperti ketopong yang membuatnya makin khas. Para pemain dirias sebagaimana layaknya tokoh yang ada di dalam kisah Ramayana.<br />
Menurut pakar Wayang Gong Banjar, Zulfansyah Bondan, kesenian ini di era 1960 – 1970an mendapat respon yang bagus dari generasi muda saat itu, namun dalam tiga dasawarsa terakhir yakni sekitar tahun 2000an kesenian ini mengalami kemunduran dan nyaris punah. Nyaris punah? Ya, dikatakan nyaris punah karena kesenian ini sudah jarang dimainkan. Salah satu kesenian tertua di Kalimantan Selatan ini kini hanya menunggu kepunahannya saja karena kelompok-kelompok yang memainkan kesenian ini sudah tak banyak lagi.<br />
Dulu, kesenian ini sering dimainkan saat acara adat dan seni pertunjukan sosial kemasyarakatan seperti Mawlid Nabi, saprah amal, hajatan hingga nazar pasca panen padi. Namun sekarang sudah jarang dimainkan. Beruntung masih ada salah satu sanggar seni yang masih eksis memainkan kesenian ini walaupun insidential. Sanggar seni Ading Bastari, Barikin (HST) yang di pimpin A.W. Syarbaini lah yang membuat kesenian ini masih bertahan, walaupun dalam kondisi yang tak memungkinkan.<br />
Dulu wayang gong dimainkan semalaman suntuk, sama halnya dengan wayang kulit banjar. Setiap lakon atau tokoh biasanya disertai dengan menambang atau nembang yang dibawakan oleh sinden. Sekarang agar tidak ditinggal oleh para penontonnya, permainan dipersingkat hingga sekitar 3 – 4 jam saja. Pada Wayang Gong, sekitar 10 orang yang memainkan alat musik tradisional, yang terdiri dari babun, gong besar dan kecil, sarun besar dan kecil, kenong dan lima alat.<br />
Pada saat memulai pertunjukan, terlebih dahulu dilakukan mamucukani, yakni tiga dalang membuka pagelaran untuk menyampaikan cerita apa yang akan dimainkan. Layaknya seperti sinetron di televisi, dari pemain utama hingga pemain pendukung disampaikan lebih dahulu kepada penonton.<br />
Saat ini hanya sanggar seni Ading Bastari yang memainkan kesenian wayang gong ini, karena saat ini nyaris tidak ada lagi sanggar seni lain yang memainkan salah satu kesenian tertua ini. Kalaupun ada, hanya dilakukan dengan cara ”bon”. Artinya para pemain diambil dari berbagai kelompok seni daerah dengan sistem cabutan. Misalnya mengambil pemain dari kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara dan Kabupaten Tapin.<br />
Melihat keadaan memprihatinkan seperti ini, perlu diadakan upaya untuk melestarikan kebudayaan ini.<br />
Dalam jangka Pendek, bisa dengan melakukan pendidikan dan pelatihan sistematik generasi muda dengan narasumber tokoh yang masih ada sekarang ini. Membuat proyek pembinaan kesenian sebagai program lanjutan pendidikan serta membuat wadah khusus berupa balai seni ditiap kota atau kabupaten di Kalimantan Selatan.<br />
Dalam jangka panjang bisa dilakukan dengan cara merancang kemasan baru dalam pagelaran seni wayang gong dalam hal ini bisa dilakukan dengan cara tumbuh dan berkembang berupa diklat wayang gong bagi anak-anak dan remaja.<br />
Nah, sekarang nasib kesenian daerah ada ditangan kita para generasi muda. Apakah kesenian tersebut akan kehilangan peminat dan hilang dari permukaan, atau kesenian tersebut akan kembali berjaya dengan penanggulangan dini.<br />
Budaya yang besar mencerminkan betapa besar pula peradaban masyarakatnya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pspsejfu.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pspsejfu.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pspsejfu.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pspsejfu.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pspsejfu.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pspsejfu.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pspsejfu.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pspsejfu.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pspsejfu.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pspsejfu.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pspsejfu.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pspsejfu.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=47&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pspsejfu.wordpress.com/2008/04/25/menilik-sepintas-nasib-kesenian-tradisional-banjar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b5efcdf75d1bb1dac7f43835459bda0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERMASALAHAN PEREMPUAN  DI INDONESIA</title>
		<link>http://pspsejfu.wordpress.com/2008/04/25/permasalahan-perempuan-di-indonesia/</link>
		<comments>http://pspsejfu.wordpress.com/2008/04/25/permasalahan-perempuan-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2008 12:32:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pspsejfu.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Ihda Ilfia
R.A Kartini merupakan sosok perempuan yang sangat dikagumi dan dihormati oleh kaum perempuan Indonesia. Adat memingit pada masyarakat Jawa sangat membebani Kartini pada masa itu. 4 tahun lamanya Kartini tidak diizinkan keluar rumah. Pada saat itu Kartini mengatakan bahwa dia lain dengan anak gadis Eropa, nasib gadis Jawa ialah menurut saja, cuma [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=46&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:left;">Oleh : Ihda Ilfia</p>
<p>R.A Kartini merupakan sosok perempuan yang sangat dikagumi dan dihormati oleh kaum perempuan Indonesia. Adat memingit pada masyarakat Jawa sangat membebani Kartini pada masa itu. 4 tahun lamanya Kartini tidak diizinkan keluar rumah.<span id="more-46"></span> Pada saat itu Kartini mengatakan bahwa dia lain dengan anak gadis Eropa, nasib gadis Jawa ialah menurut saja, cuma satu saja tujuan hidupnya ialah menikah dengan orang yang tidak dikenalnya.<br />
Salah satu surat yang dikirimkannya kepada sahabat-sahabat Eropanya diantaranya Beliau mengatakan : ”Perempuan itu jadi soko guru peradaban ! bukan karena perempuan yang dipandang cakap untuk itu, melainkan oleh karena saya sendiri yakin bahwa dari perempuan itupun mungkin timbul pengaruh yang besar, yang besar akibatnya, dalam hal membaikkan maupun memburukkan kehidupan, bahwa dialah yang paling banyak membantu mamajukan kesusilaan manusia ”.(surat Kartini kepada nyonya Abendanon , 21 januari 1901).<br />
Dari pernyataan Kartini tersebut dapat kita lihat bahwa Beliau mempunyai keinginan yang kuat agar perempuan dapat lebih dihormati dalam masyarakat . Beliau merupakan orang yang membuka sedikit celah agar perempuan Indonesia bangkit dan mampu membuktikan bahwa perempuan juga berhak maju dan berkembang sebagai mana laki-laki, diantaranya dalam hal pendidikan.<br />
Lalu bagaimana dengan perempuan- perempuan pada zaman sekarang ini ?<br />
Dengan terpilihnya Megawati Soekarno Putri sebagai presiden ke-5 RI, mungkin dapat sedikit membuktikan bahwa perempuan juga mampu setara dengan laki-laki. Sebagai perempuan kita memang patut bangga kepada beliau karena telah mampu duduk diatas kursi yang pada umumnya diduduki oleh laki-laki. Tetapi terlepas dari hal itu tentu saja kita juga harus mengetahui kemampuan, tanggung jawab dan peran aktif yang harus ada dalam diri seorang pemimpin. Jangan memandang seseorang hanya dari satu sisi kesamaan dengan kita karena kita juga harus sadar bahwa kodrat kita sebagai perempuan, tidak akan sama/sejajar dengan laki-laki tapi sebagai perempuan kita dapat melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh seorang laki-laki. Perempuan bukanlah sebagai beban tetapi justru menjadi penyokong dalam kehidupan.<br />
Kemudian yang menjadi pertanyaan : ” apakah sudah cukup baik penghargaan terhadap perempuan pada masa sekarang ini ?”.<br />
Kasus Marsinah yang terjadi pada tahun 1993 merupakan salah satu bukti penting bahwa penghargaan terhadap perempuan sangatlah rendah. Penyiksaan dan penganiayaan yang terjadi sangatlah keluar dari jalur perikemanusiaan. Seorang perempuan yang hanya menuntut haknya tapi malah dibantai layaknya seperti binatang.<br />
Pengiriman TKW ke luar negeri yang semakin tahun semakin banyak, merupakan PR yang harus dipikirkan pemerintah. Tenaga kerja wanita yang dikirim ke luar negeri yang sebagian besar hanya dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga sudah cukup sangat merendahkan bangsa kita. Apalagi banyak terjadi tindak-tindak kekerasan terhadap TKW Indonesia. Maka dari itu pemerintah perlu memikirkan nasib mereka, bagaimana agar bisa memberdayakan masyarakat seperti mereka agar tidak nekat mencari peruntungan di negeri orang.<br />
Banyaknya PSK yang ada khususnya di kota-kota besar juga merupakan masalah yang harus diperhatikan. Dengan alasan faktor ekonomi, mereka rela menjual apa yang sangat berharga dalam diri mereka sebagai perempuan. Yang hal tersebut tidaklah bisa dinilai bahkan dibayar dengan apapun. Sebenarnya masalah ini bisa saja kita selesaikan dengan catatan semua pihak yang bersangkutan bisa memahami dan mempunyai keimanan yang kuat dalam dirinya. Harusnya mereka sadar bahwa perbuatan itu sangatlah tidak baik khususnya bagi agama. Agama manapun pastilah tidak memperbolehkan perbuatan tersebut. Maka dari itu perlu adanya dukungan moril terhadap mereka dari orang-orang terdekat. para ulama/ pembesar agama juga perlu membekali mereka dengan ilmu agama yang nantinya bisa dijadikan dinding penghalang agar mereka tidak terjerumus pada perbuatan seperti itu. Dan tentu saja hal itu juga sangat diperlukan adanya tekat dan keinginan yang kuat dari dalam diri mereka sendiri. Seperti yang telah diutarakan diatas, sebagian besar alasan mereka adalah kesulitan ekonomi yang menimpa mereka. Maka dari itu pemerintah kiranya bisa memberikan jalan keluar dari masalah ekonomi mereka. Pemerintah bisa saja memberdayakan mereka memberikan modal awal misalnya memberikan mereka keterampilan-keterampilan khusus yang sesuai dengan minat dan bakat mereka yang tentunya bertujuan untuk menjadi bekal mereka agar bisa bekerja atau membuka lapangan pekerjaan sendiri.<br />
Kasus aborsi yang terjadi, sebagian besar disebabkan oleh berkembangnya gaya pergaulan bebas di kalangan remaja. Tindakan ”semau gue” seakan menjadi trend dalam kehidupan remaja. Memang pada usia mereka sangat rentan terhadap pengaruh luar dan daya pikir mereka juga masih labil sehingga dengan cepat mudah terpengaruh. hal itulah yang menjadi penyebab mereka melakukan hal-hal yang negatif. Selain alasan tersebut, ada juga alasan mengapa orang melakukan tindak aborsi yaitu adanya penyakit yang diderita oleh sang ibu. Tetapi apapun alasan itu, tetap saja perbuatan itu merupakan suatu pembunuhan yang sangat kejam. Seorang bayi yang masih tak berdaya di dalam kandungan sang ibu harus menerima kenyataan bahwa mereka tak diinginkan dan tak ada tempat untuknya di dunia. Sebenarnya apa dosa bayi kecil itu? Bayi itu tidak meminta tapi justru orang tua merekalah yang patut diberikan pertanggung jawaban.<br />
Dari beberapa tulisan diatas, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa yang harus membuktikan seorang perempuan itu patut dan layak untuk dihormati serta berhak maju dan berkembang layaknya laki-laki adalah bukan orang lain tetapi diri perempuan itu sendiri. Seorang perempuan perlu membekali diri dengan ilmu pengetahuan agar perempuan juga dapat mempunyai tingkatan pendidikan yang sama dengan laki-laki, seperti yang telah dikatakan Kartini bahwa perempuan itu jadi soko guru peradaban dan banyak membantu memajukan kesusilaan manusia. Selain itu perempuan juga harus membekali diri dengan keimanan yang kuat agar secara rohaniah mereka mampu menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang negatif khususnya yang sangat dilarang oleh agama.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pspsejfu.wordpress.com/46/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pspsejfu.wordpress.com/46/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pspsejfu.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pspsejfu.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pspsejfu.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pspsejfu.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pspsejfu.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pspsejfu.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pspsejfu.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pspsejfu.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pspsejfu.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pspsejfu.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=46&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pspsejfu.wordpress.com/2008/04/25/permasalahan-perempuan-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b5efcdf75d1bb1dac7f43835459bda0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Study Banding Ke Saya UNY</title>
		<link>http://pspsejfu.wordpress.com/2008/04/25/study-banding-saya-ke-uny/</link>
		<comments>http://pspsejfu.wordpress.com/2008/04/25/study-banding-saya-ke-uny/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2008 12:04:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pspsejfu.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Bah&#8230;kawanai ternyata SKS yang Diperlukan untuk lulus study Pendidikan sejarah di UNY Hanya 144, kalah sama kita sekalinya He..He&#8230;, Bagaiman menurut sampeyan                  
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=45&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bah&#8230;kawanai ternyata SKS yang Diperlukan untuk lulus study Pendidikan sejarah di UNY Hanya 144, kalah sama kita sekalinya He..He&#8230;, Bagaiman menurut sampeyan                  <img src="http://i235.photobucket.com/albums/ee14/farhat_photos/S7300239514.jpg" alt="gfa" width="300" height="150" /><img src="http://i235.photobucket.com/albums/ee14/farhat_photos/S730030815165.jpg" alt="464" width="150" height="180" /><img src="http://i235.photobucket.com/albums/ee14/farhat_photos/S730037056959.jpg" alt="465" width="300" height="256" /><img src="http://i235.photobucket.com/albums/ee14/farhat_photos/S730025746444684.jpg" alt="466" width="200" height="170" /><img src="http://i235.photobucket.com/albums/ee14/farhat_photos/S73002995945686.jpg" alt="64464" width="300" height="600" /></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pspsejfu.wordpress.com/45/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pspsejfu.wordpress.com/45/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pspsejfu.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pspsejfu.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pspsejfu.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pspsejfu.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pspsejfu.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pspsejfu.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pspsejfu.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pspsejfu.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pspsejfu.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pspsejfu.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=45&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pspsejfu.wordpress.com/2008/04/25/study-banding-saya-ke-uny/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b5efcdf75d1bb1dac7f43835459bda0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i235.photobucket.com/albums/ee14/farhat_photos/S7300239514.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gfa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i235.photobucket.com/albums/ee14/farhat_photos/S730030815165.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">464</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i235.photobucket.com/albums/ee14/farhat_photos/S730037056959.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">465</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i235.photobucket.com/albums/ee14/farhat_photos/S730025746444684.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">466</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i235.photobucket.com/albums/ee14/farhat_photos/S73002995945686.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">64464</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Traffic Light Dan Budaya</title>
		<link>http://pspsejfu.wordpress.com/2008/02/21/traffic-light-dan-budaya/</link>
		<comments>http://pspsejfu.wordpress.com/2008/02/21/traffic-light-dan-budaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2008 04:31:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pspsejfu.wordpress.com/2008/02/21/traffic-light-dan-budaya/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Untung Amin Jaya
Lampu lalu lintas (traffic Light) sebuah sarana untul mengatur lalu lintas yang bertujuan menciptakan ketertiban di jalan. hampir disetiap jalan-kalan di setiap kota Banjarmasin berdiri tiang-tiang lampu lintas yang memiliki tiga lampu yang berwarna merah, kuning dan hijau. Dalam peraturannya, lampu merah memerintahkan pengguna jalan untuk berhenti, kuning memperingatkan untuk hati-hati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=44&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div align="center">Oleh : Untung Amin Jaya</div>
<p>Lampu lalu lintas (traffic Light) sebuah sarana untul mengatur lalu lintas yang bertujuan menciptakan ketertiban di jalan. hampir disetiap jalan-kalan di setiap kota Banjarmasin berdiri tiang-tiang lampu lintas yang memiliki tiga lampu yang berwarna merah, kuning dan hijau. Dalam peraturannya, lampu merah memerintahkan pengguna jalan untuk berhenti, kuning memperingatkan untuk hati-hati dan hijau menyilahkan untuk jalan.</p>
<p>seyogyanya lampu lalu lintas dibuat untuk mengatur ketertiban di jalan sehingga tercipta keamanan dan keselamatan para pengguna jalan. Namun kesadaran untuk tertib lalu lintas ini sering kita abaikan sebagai contoh, kita sering percepat kendaraan kita di jalan saat lampu lalu lintas menyala kuning karena kita ingin cepat jalamn sebelum lampu berganti merah. Mungkin sekali himbauan saat lampu menyala kuning yang memperingatkan kita untuk hati-hati berubah menjadi “percepat kendaraan anda”.</p>
<p>Suatu ketika saya pernah berhenti diperempatan jalan Gatot Subroto Banjarmasin karena lampu lalu lintas sedang merah padahal pengendara lain tidak berhenti karena jalur lain sedang sepi. saya sempat berfikir apakah saya salah, malahan di tambah lagi orang yang memandang saya. mungkin saya yang salah tidak mengikuti budaya warga Banjarmasin.</p>
<p>Lampu merah yang artinya harus berhenti berubah karena tetap mempertahankan filosofi merah artinya berani. Itulah yang dialami teman saya yang berhenti saat lampu menyala merah dan dari arah belakang datang pengendara lain yang dengan berani tetap jalan, dan akibatnya terjadi kecelakaan.</p>
<p>Saya rasa gambaran mengenai lampu lintas dapat dilihat budaya sebuah kota. sebagai contoh kota Kapuas Kalimantan Tengah, saya melihat kesadaran tertib lalu lintasnya tinggi padahal pengguna jalannya sedikit. Bandingkan dengan kota Banjarmasin yang pengguna jalannya tentu lebih banyak. Saya tidak menilai budaya warga Kapuas lebih baik dari warga Banjarmasin, tetapi untuk peraturan mengenai lalu lintas saja sering di langgar mungkin sekali kita juga dengan mudah melanggar peraturan lain.</p>
<p>Pelanggaran peraturan lalu lintas di kota Banjarmasin saya katakan budaya mungkin berlebihan, tapi saya mendefinisikan budaya sebagai kebiasaan banyak orang dari seringnya terjadi pelanggaran lalu lintas dapat digambarkan kebiasaan masyarakat. Yang pertama kebiasaan melanggar lalu lintas dengan mudah tidak menutup kemungkinan mudah juga melanggar peraturan lain. Yang kedua, kebiasaan sembrono atau ceroboh karena mengabaikan keselamatan. Dan yang ketiga budaya tidak sabar, tidak sabar untuk menunggu lampu merah yang berdurasi kurang lebih 1 menit.</p>
<p>Ini baru berbicara mengenai lampu lintas (traffic light) belum lagi rambu-rambu lalu lintas lain. Saya menyimpulan tertib lalu lintas dapat mencerminkan budaya suatu masyarakat. Kalau kita ingin menghilangkan citra kota Banjarmasin sebagai kota terkumuh di Indonesia, mulailah dengan tertib lalu lintas.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pspsejfu.wordpress.com/44/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pspsejfu.wordpress.com/44/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pspsejfu.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pspsejfu.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pspsejfu.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pspsejfu.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pspsejfu.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pspsejfu.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pspsejfu.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pspsejfu.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pspsejfu.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pspsejfu.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=44&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pspsejfu.wordpress.com/2008/02/21/traffic-light-dan-budaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b5efcdf75d1bb1dac7f43835459bda0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenakalan Remaja</title>
		<link>http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/kenakalan-remaja/</link>
		<comments>http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/kenakalan-remaja/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2007 08:27:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/kenakalan-remaja/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Srie Daniyati
Kenakalan remaja adalah perbuatan anak-anak dan remaja yang melakukan tindakan yang menganggu ketertiban umum, mabuk-mabukan, perkelahian antar kelompok dan sebagainya. kenakalan remaja merupakan pelanggaran atas norma sosial, agama serta hukum. jadi kenakalan remaja ini menyangkut aspek yuridis, sosiologi, sosial, ekonomi, pendidikan dan kebudayaan, agama dan sebagainya. Berbagai bentuk prilaku remaja dapat dikatakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=40&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center">Oleh : Srie Daniyati</p>
<p>Kenakalan remaja adalah perbuatan anak-anak dan remaja yang melakukan tindakan yang menganggu ketertiban umum, mabuk-mabukan, perkelahian antar kelompok dan sebagainya. kenakalan remaja merupakan pelanggaran atas norma sosial, agama serta hukum. jadi kenakalan remaja ini menyangkut aspek yuridis, sosiologi, sosial, ekonomi, pendidikan dan kebudayaan, agama dan sebagainya. Berbagai bentuk prilaku remaja dapat dikatakan sebagai kenakalan remaja dan pada gilirannya akan menimbulkan dampak bagi pembentukan citra diri remaja sera aktualisasi potensi-potensinya.</p>
<p>Kita semua sependapat bahwa kenakalan remaja tidak boleh dibiarkan, harus diantisipasi. kita berkewajiban untuk mencarikan arternatif-arternatif pemecahannya agar tidak ada lagi sebutan kenakalan remaja yang ada hanya sebutan remaja berprestasi.</p>
<p>Dalam kehidupan masyarakat yang sudah mengalami perubahan ini ditandai dengan beraneka ragam pembaharuan yang sangat cepat dalam berbagai segi kehidupan sebagai akibat dari adanya arus globalisasi, dengan adanya perubahan itu disatu sisi berdampak positif dan negatif. Dampak ini akan memunculkan konflik-konflik yang tidak nampak, tetapi dapat dirasakan adanya kegelisahan dalam perilaku di dalam masyarakat.</p>
<p>Masa remaja adalah masa transisi dan secara psikologis sangat problematis yang ditandai dengan dua ciri yang berlawanan, yaitu adanya keinginan untuk melakukan perlawanan dan sikap apatis, dimana pada satu sisi belum mempunyai pegangan dan disisi lain kepribadian sedang mencari identitas atau jati diri.</p>
<p>Dengan keadaan demikian seringkali muncul perilaku menyimpang atau kecendrungan melakukan pelanggaran-pelanggaran norma tersebut antara lain :<br />
-  sering membolos dari sekolah<br />
- Peredaran gambar-gambar (foto-foto) porno, buku-buku, film porno kesemuanya dapat menyebabkan anak-anak untuk berbuat asusila.<br />
-  Penggunaan obat-obatan terlarang dan minuman keras dan pelanggaran hukum lainnya.</p>
<p>Kenakalan remaja tidak timbul sebagai hasil keturunan atau gejala-gejala kenakalan remaja timbul begitu saha menlainkan ada sebab-sebabnya.</p>
<p>Dunia remaja merupakan wilayah perbatasan yang mengandung ketidakpastian maka apabila remaja itu berasal dari keluarga yang tidak harmonis atau keluarga sibuk yang tidak sempat memonitor anaknya yang beranjak dewasa atau remaja tidak mengherankan jika terjadi penyimpangan atau pelanggaran yang dilakukannya.</p>
<p>Dalam era globalisasi ini ditandai juga dengan gesekan dan benturan norma nilai yang sangat terasa dalam menetapkan kaedah sopan santun kontradiktif antara teoritis dan praktisnya. pribadi remaja adalah pribadi yang labil, sangat cepat terpengaruh dengan adanya perubahan-perubahan yang terjadi di sekitarnya.</p>
<p>Kenakalan remaja dengan berbagai aspeknya tidak dapat dipisahkan dari konteks perubahan dan perkembangan kondisi sosial ekonomi yang sedang berlangsung oleh karena itu perlu dicerati serta didentifikasi berbagai perilaku dan pengkajian faktor-faktor yang menyebabkannya serta di upayakan untuk mempartisipasikan remaja sendiri dalam mencari alternatif pemecahannya.</p>
<p>Kenakalan remaja dengan berbagai akibatnya bukan hanya tanggung jawab remaja saja tetapi tanggung jawab bersama, baik keluarga (orang tua), sekolah maupun masyarakat.</p>
<p>Komunakasi sebahasa dalam kehidupan keluarga, sekolah dan masyarakat untuk membina dan mengembangkan nilai moral dalam rangka pembentukan kepribadiannya serta kondisi lingkungan yang menunjang kearah perilaku remaja positif.</p>
<p><cite><img src="http://www.gravatar.com/avatar.php?gravatar_id=39a683c2a306c01d224bd2bd4a5b5580&amp;size=16&amp;default=http%3A%2F%2Fs.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif" class="avatar avatar- avatar-16" height="16" width="16" /></cite></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pspsejfu.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pspsejfu.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pspsejfu.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pspsejfu.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pspsejfu.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pspsejfu.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pspsejfu.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pspsejfu.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pspsejfu.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pspsejfu.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pspsejfu.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pspsejfu.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=40&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/kenakalan-remaja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b5efcdf75d1bb1dac7f43835459bda0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.gravatar.com/avatar.php?gravatar_id=39a683c2a306c01d224bd2bd4a5b5580&#38;size=16&#38;default=http%3A%2F%2Fs.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Bisakah Kita Hidup Sukses ?</title>
		<link>http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/bisakah-kita-hidup-sukses/</link>
		<comments>http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/bisakah-kita-hidup-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2007 08:20:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/bisakah-kita-hidup-sukses/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Dewi Yuliana Indah
  Bisakah Kita Hidup Sukses ?. Jawabnya ya. Setiap manusia yang hidup di dunia ini bisa hidup sukses. Sebuah pengalaman, Andrie Wongso seorang dari Surabaya yang berlatar belakang keluarga miskin dan hanya berpendidikan SDTT alias Sekolah Dasar Tidak Tamat bisa menjadi pengusaha konveksi yang sukses dan seorang motivator terkemuka di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=39&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center">Oleh : Dewi Yuliana Indah</p>
<p>  Bisakah Kita Hidup Sukses ?. Jawabnya ya. Setiap manusia yang hidup di dunia ini bisa hidup sukses. Sebuah pengalaman, Andrie Wongso seorang dari Surabaya yang berlatar belakang keluarga miskin dan hanya berpendidikan SDTT alias Sekolah Dasar Tidak Tamat bisa menjadi pengusaha konveksi yang sukses dan seorang motivator terkemuka di Indonesia serta penulis buku-buku best seller, hingga kini ia diberi gelar SDTT plus TBS alias Sekolah Dasar Tidak Tamat Tapi Bisa Sukses. Bukanlah hal yang mustahil untuk dapat meraih sukses jika dalam jiwa kita tertanam tekad dan kerja keras tanpa mengenal putus asa. <span id="more-39"></span>Tekad dan kerja keras merupakan dua kata kunci yang kiata ketahui untuk dapat hidup sukses namun terkadang begitu sulit untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari – hari. Perilaku hidup malas yang sudah membudaya seakan membelenggu erat dalam kehidupan manusia yang enggan untuk berpikir. Sikap hidup yang pasrah akan nasib dan nerimo apa adanya juga merupakan salah satu sikap hidup yang fatal. Jika kita bertekad dan mau berusaha atau bekerja keras mengubah keadaan menjadi lebih baik pastilah akan ada secercah harapan menuju kehidupan sukses. Kita dapat bercermin dari negara Cina. Cina merupakan negara urutan teratas dalam tingkat kepadatan penduduknya. Tapi toh Cina mampu menghindar dari krisis ekonomi dan masyarakatnya dapat hidup sejahtera. Sikap hidup yang ulet, rajin, bekerja keras, serta pantang menyerah merupakan modal dasar bagi mereka dalam mencapai kesuksesan. Jika telah hidup sukses pun lantas tidak mengubah kinerja mereka dan berbalik arah memiliki perilaku konsumtif. Dalam perang kemerdekaan Indonesia saja kerja keras dan tekad pantang menyerah kepada penjajah menjadi modal dasar yang utama dalam menghapuskan kolonialisme di negeri kita, tanpa tekad yang kuat dari para pahlawan sangsi rasanya kita sekarang bisa menikmati udara merdeka di bumi nusantara ini. Bisakah kita hidup sukses ?. Sekali lagi jawabannya bisa. Dalam bukunya “ Menulis Sangat Mudah”, Drs. Ersis Waramansyah Abbas, M.Pd menyampaikan bahwa setiap orang itu dilahirkan dengan bekal setriliun sel neuron yang terdiri dari seratus miliar (100.000.000.000) sel aktif dan sembilan ratus miliar (900.000.000.000) sel pendukung , padahal otak itu hanya seberat 1,5 kg. Itu belum apa – apa, kalau digunakan setiap sel bisa berkoneksi 20.000. hingga setiap manusia yang lahir pada hakikatnya, born to be a genius. Nah, dengan demikian pastilah manusia memilki potensi dan kemampuan untuk bisa menggunakan otaknya yang luar biasa dalam mencapai kehidupan yang tentunya jauh lebih baik. Sang Khalik tidak menurunkan manusia ke dunia ini untuk hidup menderita, miskin, dan sengsara karena Beliau malah memerintahkan agar manusia selalu giat berusaha dan bekerja keras sesuai denagn firman-Nya dalam surah Ar Ra’du ayat 11 yang artinya : “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”. Jelas disini bahwa segala hal yang berupa kesuksesan atau pun keterperukan yang terjadi dalam kehidupan manusia tergantung dari kesadaran individu masing – masing untuk bisa meraih sukses.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pspsejfu.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pspsejfu.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pspsejfu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pspsejfu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pspsejfu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pspsejfu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pspsejfu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pspsejfu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pspsejfu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pspsejfu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pspsejfu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pspsejfu.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=39&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/bisakah-kita-hidup-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b5efcdf75d1bb1dac7f43835459bda0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PESANTREN KILAT DENGAN WAYANG KULIT</title>
		<link>http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/pesantren-kilat-dengan-wayang-kulit/</link>
		<comments>http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/pesantren-kilat-dengan-wayang-kulit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2007 08:10:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/pesantren-kilat-dengan-wayang-kulit/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Diah Ratna Wulan
Pada hari jum’at 28 sept 2007 Dalam berita Fokus Siang (12.00 wita) di IDOSIAR, ada suatu berita yang menarik perhatian saya, mengenai pesantren kilat yang diadakan di daerah Tegal. Di mushola Noorhidayah Tegal diadakan pesantren kilat selama bulan Ramadhan, yang menjadi keunikannya adalah adanya wayang kulit dalam mengisi pesantren tersebut yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=38&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><img src="http://i235.photobucket.com/albums/ee14/farhat_photos/uutp.jpg" alt="Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket" border="0" />Oleh : Diah Ratna Wulan</p>
<p>Pada hari jum’at 28 sept 2007 Dalam berita Fokus Siang (12.00 wita) di IDOSIAR, ada suatu berita yang menarik perhatian saya, mengenai pesantren kilat yang diadakan di daerah Tegal. Di mushola Noorhidayah Tegal diadakan pesantren kilat selama bulan Ramadhan, yang menjadi keunikannya adalah adanya wayang kulit dalam mengisi pesantren tersebut yang di Dalangi Ki Ragil Suroso.<span id="more-38"></span><br />
Pesantren kilat umumnya hanya ada dibulan Ramadhan dengan tujuan mempertebal keimanan dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Umumnya pesantren kilat yang diadakan di sekolah-sekolah dilakukan selama 3 hari saja, tetapi di Tegal khususnya di mushola Noorhidayah dilakukan 1 bulan penuh dalam bulan Ramadhan. Di mushola ini selain ada pengajian Al-Qur’an, ceramah agma, pembelajaran cara berwudu dan sholat yang benar, juga sholat berjamaah, selain itu yang membuatnya menarik adalah adanya wayang kulit bernuansa Islami. Perwayangan ini juga pernah dilakukan oleh salah satu wali songo (9 wali), untuk menyebarkan ajaran Islam. Hal inilah yang rupanya masih dilestarikan oleh Ki Ragil.<br />
Bahasa yang digunakan dalam penyampaian pun bahasa yang ringan dan mudah dimengerti oleh anak-anak peserta pesantren kilat.Cerita yang disampaikan masih sekitar dan seputar agama Islam, baik cerita tentang kepahlawanan yang pasti cerita yang mudah dimengerti dan juga memungkinkan untuk anak-anak dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.<br />
Wayang kulit yang digunakan pun diwarnai dengan warna yang cerah sehingga mata anak-anak tidak terlalu cape untuk menyimak pertunjukannya, apalagi disampaikan dengan gaya bahasa yang jelas sehingga memudahkan anak-anak mengeri. Apabila suatu cerita disampaikan dengan alat peraga dapat menambah konsentrasi para penontonnya.<br />
Dakwah atau cerita agama yang disampaikan dengan cara wayang ini juga dapat menarik minat anak-anak untuk mengikuti pesantren kilat. Hal ini juga membawa dampak lain yaitu selama liburan di bulan Ramadhan anak-anak dapat mengisi waktu dalam pesantren kilat selain mempertebal keimanan anak-anak juga dapat menyampaikan kebudayaan melalui seni perwayangan.<br />
Pesantren kilat dengan gaya bermain wayang ini sangat unik dan menarik karena sebagai tokoh perwayangan juga dibuat seperti layaknya manusia biasa yaitu bentuk manusia seperti kakek-kakek atau wanita dan anak-anak tidak seperti wayang kulit lainnya seperti bentuk pandawa. Umumnya bentuk tokoh Semar, Petruk, Gareng dan Bagong yang mudah dikenali dan dibedakan oleh anak-anak. Bermain wayang ini tidak seperti biasanya yang menggunakan alat bantu lampu untuk bayang-bayangnya melainkan anak-anak dapat melihat langsung dengan cara duduk di belakang atau di samping Dalangnya, sehingga anak-anak dapat secara langsung belajar cara memainkan wayang tersebut.<br />
Permainan wayang dalam pesantren kilat ramadhan ini selain dapat menyampaikan pesan moral juga sekaligus mengajarkan pada anak-anak sejak dini untuk mencintai kebudayaan sendiri.<br />
Bahasa merupakan hal yang utama untuk penyampaikan informasi, hal ini pulalah yang rupanya sangat diperhatikan oleh Ki Dalang. Tentunya untuk anak-anak berbeda penyampaiannya dengan orang dewasa. Untuk anak-anak peserta pesantren kilat ini Ki Dalang menggunakan bahasa dan gaya bahasa yang mudah diterima dan dimengerti, serta senandung -senandung islam dan syair-syair yang dapat dipahami anak-anak, cerita yang disampaikan pun tidak pernah lepas dari pesan moral guna mendidik akhlak anak-anak peserta pesantren.<br />
Dalam mengelola pesantren kilat di Mushola Noorhidayah ini rupanya tidak hanya Ki Dalang sendiri tetapi juga berkolaborasi dengan ustad pengurus mushola yang namanya tidak disebutkan. Jelas terlihat bahwa kolaborasi antara ustad dan Ki Dalang sangat membawa manfaat ketimbang sendiri-sendiri, anak-anak pun jadi lebih bergairah dalam mengikuti pesantren kilat.<br />
Sayangnya tidak ditayangkan dengan jelas di berita Fokus Siang acara pesantren ini dimulai dan diakhirinya pada jam berapa dan anak-anak yang mengikutinya. Apa hanya masyarakat sekitar mushola atau dari sekolah-sekolah tertentu, yang jelas saat berita ini ditayangkan anak-anak begitu bergairah mengikuti pesantren ini, hal ini terlihat dari wajah-wajah ceria anak-anak tersebut. Ditambah lagi dengan adanya hiburan wayang kulit oleh Ki Dalang Ragil Suroso dan oleh bapak Ustad diajarkan cara-cara mengaji Al-Qur’an serta do’a-do’a pendek lainnya.<br />
Saya sangat salut dengan apa yang dilakukan oleh Ki Dalang Ragil Suroso dengan bapak Ustad mushola Noorhidayah di Tegal, mereka berdua dapat dikatakan melestarikan cara penyampaian dakwah oleh sunan Kalijaga dalam penyebaran Islam dengan cara menyampaikan melalui kesenian pewayangan.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pspsejfu.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pspsejfu.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pspsejfu.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pspsejfu.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pspsejfu.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pspsejfu.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pspsejfu.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pspsejfu.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pspsejfu.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pspsejfu.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pspsejfu.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pspsejfu.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=38&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/pesantren-kilat-dengan-wayang-kulit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b5efcdf75d1bb1dac7f43835459bda0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i235.photobucket.com/albums/ee14/farhat_photos/uutp.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menyoal Perda Syariah Di Indonesia</title>
		<link>http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/menyoal-perda-syariah-di-indonesia/</link>
		<comments>http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/menyoal-perda-syariah-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2007 08:01:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/menyoal-perda-syariah-di-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Yudiyannor

keluarnya Perda Syariah di berbagai daerah di Indonesia menjadi perbincangan hangat dari politisi hingga pemerintah. Peraturan tersebut yang mengantur tentang Ramadhan, Khatam Al-Quran, Jilbab, Minuman Keras dan Narkoba disinyalir merupakan upaya untuk memecah belah bangsa atau disintegrasi. Keluarnya perda ini jelas sangat jelas tidak adanya unsur menghormati pemeluk agama lain (non muslim ) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=37&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center">Oleh : Yudiyannor</p>
<p align="center"><img src="http://i235.photobucket.com/albums/ee14/farhat_photos/Yudi.jpg" alt="Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket" border="0" /></p>
<p>keluarnya Perda Syariah di berbagai daerah di Indonesia menjadi perbincangan hangat dari politisi hingga pemerintah. Peraturan tersebut yang mengantur tentang Ramadhan, Khatam Al-Quran, Jilbab, Minuman Keras dan Narkoba disinyalir merupakan upaya untuk memecah belah bangsa atau disintegrasi. Keluarnya perda ini jelas sangat jelas tidak adanya unsur menghormati pemeluk agama lain (non muslim ) yang ada di wilayah tersebut. Dan para politisi yang kontra ini pun meminta agar perda-perda yang dikelurkan oleh pemerintah daerah yang dipilih secara demokratis ini harus segera dibatalkan.<span id="more-37"></span><br />
Ada yang menarik bila saya melihat keluarnya perda tersebut, dari sisi saya sebagai rakyat di daerah, yang hal ini pun memunculkan berbagai pertannyaan menarik pula di benak saya yaitu :<br />
Pertama, apakah setelah munculnya perda-perda tersebut menimbulkan gejala social di masyarakat daerah ?<br />
Kedua, apa yang salah dari keluarnya perda tersebut karena pada kenyataanya perda tersebut hanya mengatur hal-hal yang menyangkut ketertiban umum yang sudah ada pada manyarakat setempat ?<br />
Keluarnya perda syariah bukanlah tanpa alasan baik dari masyarakat dan pemerintah tersebut yakni keluarnya perda tesebut sudah sangat jelas sesuai dengan UU Otonomi Daerah, yang memberikan pendelegasian kewenangan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mengeluarkan peraturan yang dianggab penting untuk ketertiban masyarakat. Selain itu dari segi budaya dan karakter masyarakat, perda syariah sudah disesuaikan dan dianggab mendukung budaya dan karakteristik masyarakat di daerah tersebut seperti Padang, Makasar, Banjarmasin, Martapura dan sebagainya. Saya jadi teringat tentang kemunculan awal negara Australia pada tahun 1810 yang ketika itu Gurbernur Lachcan Macquarie yang melarang penjulan Rum (minuman keras ), dan mewajibkan setiap penduduk untuk melaksanakan kebaktianya setiap hari minggu dan ketaatanya dalam agama Kristen. Selama kemunculan peraturan tesebut ketertiban dan keamanaan masyarakat di Australia dan gubernur tersebut mendapat penghargaan sebagai salah seorang yang berjasa dalam menertibkan masyarakat di Australia sesudah Gubernur Artur Filip, dan itu merupakan contoh dari sebuah Negara yang saat ini sangat maju di kawasan Fasifik lalu bagaimana dengan di Indonesia sendiri ?. Dalam faktanya munculnya perda syariah tersebut telah menurunkan tingkat kriminalitas terutama kejahatan yang di sebabkan oleh judi dan minuman keras. Sehingga saya cukup aneh pada sikap politisi yang kontra tersebut yang disatu sisi menginginkan keterbitan masyarakt namun disisi lain ketika keluarnya perda yang mengatur hal-hal yang menyangkut ketertiban masyarakat malah justru ditentang.<br />
Kemudian satu hal yang menarik lagi adalah isu-isu disintrasi bangsa. Kalaulah keluarnya perda syariah tersebut disinyalir merupakan upaya untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, lalu bagaimana dengan Republik Maluku Selatan (RMS) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM), yang sangat jelas terlihat menyatakan keinginannya untuk melapaskan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia di hadapan Presiden SBY dan didukung oleh pihak-pihak asing. Mengapa pemerintah mandul dalam meresponya dan para politisi ini tidak lantang menentangnya ?. Mengapa harus perda syariah yang di persoalkan yang tampak jelas sekali mamfaatnya bagi masyarakat dan tidak menimbulkan gejolak dimasyarakat ?. Sehingga nampak jelas bahwa ketakutan terhadap Islam dan berbagai aturannya meskipun sangat bermamfaat bagi masyarakat dan sesuai dengan koridor hukum yang jelas dianggab oleh politisi ini merupakan ancaman. Politik kepentingan dan golongan disini sangatlah jelas dan masyarakat saat bukanlah masyarakat yang hanya diam dan tidak mengerti apa-apa namun masyarakat sudah sangat pendai dalam menilai perilaku dan sikap para politi ini.<br />
Dan saya berharap bahwa pemerintah daerah tidak takut dan gentar terhadap para politisi pusat yang menyatakan tetangannya terhadap perda tersebut tanpa mampu menilai dan merasakan keinginan dari masyarakat di daerah.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pspsejfu.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pspsejfu.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pspsejfu.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pspsejfu.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pspsejfu.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pspsejfu.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pspsejfu.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pspsejfu.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pspsejfu.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pspsejfu.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pspsejfu.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pspsejfu.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=37&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pspsejfu.wordpress.com/2007/12/10/menyoal-perda-syariah-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b5efcdf75d1bb1dac7f43835459bda0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i235.photobucket.com/albums/ee14/farhat_photos/Yudi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CARA MENSOSIALISASIKAN PENDIDIKAN DI INDONESIA AGAR KEHIDUPAN BANGSA INDONESIA DAPAT MENUJU KE ARAH YANG LEBIH BAIK</title>
		<link>http://pspsejfu.wordpress.com/2007/11/26/cara-mensosialisasikan-pendidikan-di-indonesia-agar-kehidupan-bangsa-indonesia-dapat-menuju-ke-arah-yang-lebih-baik/</link>
		<comments>http://pspsejfu.wordpress.com/2007/11/26/cara-mensosialisasikan-pendidikan-di-indonesia-agar-kehidupan-bangsa-indonesia-dapat-menuju-ke-arah-yang-lebih-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Nov 2007 04:40:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pspsejfu.wordpress.com/2007/11/26/cara-mensosialisasikan-pendidikan-di-indonesia-agar-kehidupan-bangsa-indonesia-dapat-menuju-ke-arah-yang-lebih-baik/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Piagusleani D.M
Indonesia adalah sebuah negeri indah yang terhampar dengan panjang ribuan kilometer dengan lebih berjuta-juta manusia didalamnya. Dan indonesia tumbuh dalam keanekaragaman tetapi banyaknya persoalan yang memprihatinkan baik dari segi ekonomi, politik, budaya, sosial dan pendidikan. Salah satunya adalah persoalan pendidikan yang sangat-sangat memprihatinkan atau tidak adanya kemajuan baik itu kurikulum manpun gurunya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=36&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center">Oleh : Piagusleani D.M<a href="http://photobucket.com" target="_blank"><img src="http://i230.photobucket.com/albums/ee93/piagusleani/butet2.jpg" alt="Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket" border="0" /></a></p>
<p>Indonesia adalah sebuah negeri indah yang terhampar dengan panjang ribuan kilometer dengan lebih berjuta-juta manusia didalamnya. Dan indonesia tumbuh dalam keanekaragaman tetapi banyaknya persoalan yang memprihatinkan baik dari segi ekonomi, politik, budaya, sosial dan pendidikan. Salah satunya adalah persoalan pendidikan yang sangat-sangat memprihatinkan atau tidak adanya kemajuan baik itu kurikulum manpun gurunya. Dimana dilihat dari potret pendidikan masa sekarang terlalu merosot, maka dengan sinergi yang terbangun hendaknya pendidikan benar-benar untuk semua. Sinergi itu akan mampu memunculkan tokoh-tokoh yang cerdas, berwawasan kebangsaan, inklusif, bertanggung jawab atas semua perbuatan, meninggikan keutamaan moral, memiliki semangat berbagi,dan mengakui kebenaran dipihak lain.Tetapi masyarakat sekarang ini cendrung belum mau dan mampu berpikir jauh kedepan karena itu apa yang dilakukan ditujukan untuk mengambil manfaat langsung. Contoh kecilnya minimnya perhatian masyarakat terhadap teknologi yang menunjang pendidikan generasi muda atau seorang siswa sekolah dasar menghabiskan waktu 2-3 jam setiap hari diarena Play station tetapi hanya masuk keperpustakaan sekali dalam sebulan atau malahan tidak pernah. Atau juga arena liburan keluarga yang dilakukan di mall, ramayana, dsb. Berkunjung ke museum atau tempat bersejarah yang menyediakan pengetahuan luas nampaknya belum menjadi kebiasaan bagi keluarga indonesia.<br />
Itulah masyarakat indonesia yang tidak bisa atau sulit sekali mengarahkan kemajuan tetapi untuk memberikan inisiatif berbagai cara nampaknya akan menjadi pekerjaan yang memakan waktu lama. Lebih baik mungkin seseorang, sekelompok, memberikan masukan agar mempengaruhi dan akhirnya menunjukan apa yang diharus dilakukan atau dengan cara lain hidup dan berbaur bersama masyarakat di negara tetangga memberikan kesempatan seorang mahasiswa indonesia untuk bisa memahami dan mengetahui cara hidup masyarakat negara lain dengan itu masyarakat indonesia mengetahui kelebihan masyarakat serta pola hidup negara lain dengan kelebihan-kelebihan itulah nantinya perlu dibawa indonesia untuk mendorong masyarakat indonesia untuk menerapkan dan melaksanakannya.<br />
Sudah saatnya kita semua mengembalikan pendidikan kepada fungsi awalnya, yaitu untuk mencerdaskan, pendewasaan dan pemandirian individu serta masyarakat sehingga mampu menjamin pendidikan untuk setiap warga negara kesatuan indonesia.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pspsejfu.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pspsejfu.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pspsejfu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pspsejfu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pspsejfu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pspsejfu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pspsejfu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pspsejfu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pspsejfu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pspsejfu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pspsejfu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pspsejfu.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pspsejfu.wordpress.com&blog=1379126&post=36&subd=pspsejfu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pspsejfu.wordpress.com/2007/11/26/cara-mensosialisasikan-pendidikan-di-indonesia-agar-kehidupan-bangsa-indonesia-dapat-menuju-ke-arah-yang-lebih-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b5efcdf75d1bb1dac7f43835459bda0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i230.photobucket.com/albums/ee93/piagusleani/butet2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>